Langsung ke konten utama

SOP DAUN SALAM



REBUSAN DAUN SALAM

NAMA :
NIM     :

Aspek yang dinilai
KOPETENSI
YA
TIDAK
Tahap Pra Interaksi
  1. Kaji kebutuhan pasien dengan melihat catatan keperawatan/medis
  2.  Cuci tangan efektif
  3.  Siapkan alat-alat
a.       7-15 lembar daun salam yang muda dan segar
b.      Air 3 gelas
c.       Panci
d.      Kompor
e.       Gelas
f.       Sendok

      4.   Cuci tangan efektif


Tahap orientasi
         5. Salam pembuka dan perkenalan diri
         6.  Lakukan identifikasi (identitas)
         7. Jelaskan prosedur
         8.   Kontrak waktu
         9. Jelaskan tujuan tindakan pada pasien dan keluarga
       10.   Tanyakan keluhan pasien
       11. Berikan pasien untuk bertanya


Tahap kerja
  1. Cuci tangan efektif atau diair yang mengalir
  2. Siapkan bahan 7-15 lembar daun salam yang muda dan segar
  3. Cuci daun sampai bersih
  4. Siapkan 3 gelas air
  5. Masukan daun dan 3 gelas air yang sudah disiapkan didalam panci
  6. Rebus daun salam sampai air yang didalam panci berkurang menjadi kira-kira 1-2 gelas
  7. Tunggu sampai keadaan air menjadi hangat
  8. Tuangkan air rebusan daun salam pada gelas yang sudah disiapkan
  9. Kemudian minum rebusan daun salam  ( 2 kali sehari sebelum makan)


Tahap terminasi
  1.      Cuci tangan efektif atau diair yang mengalir
  2.       Evaluasi hasil kegiatan
  3.       Berikan reinforcemen positif pada pasien
  4.       Kontrak pertemuan selanjutnya (topik, waktu, tempat)
  5.       Cuci tangan efektif


 Tahap dokumentasi
  1.        .    Catat hasil tindakan dan respon pasien





            Ket                                         
                        Nilai Per Tahap :
                                                                  
                   Keterangan Nilai :                              
                   A= 76 - 100
                        B= 66 - 75
                        C= 56 - 65
                        D= 46 - 55
                        E= 0 - 45                                             

                                               
                                                                                    Denpasar,
                                                                                                Pembimbing




                                                          (                                                        )       

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MACAM-MACAM POSISI PASIEN

BAB I PENDAHULUAN A.     LATAR BELAKANG Dalam dunia keperawatan, posisi pasien saat di tempat tidur adalah yang utama agar pasien merasa nyaman dengan tempat tidurnya di rumah sakit, seperti halnya pasien lansia yang memiliki kerentanan untuk terluka walaupun tanpa aktifitas dan juga bagi pasien yang mengalami cacat fisik seperti patah tulang atau pun kelainan pada tulang belakangnya. Karena jika kita sebagai perawat tidak bisa mengatur posisi pasien di tempat tidur, bisa terjadi pergeseran atau bahkan bisa membahayakan tulang di dalam tubuh pasien. Karena itulah terdapat macam-macam posisi pasien di tempat tidur yang harus diketahui oleh seorang perawat dalam menjalankan tugasnya, seperti posisi pasien saat akan menjalankan pemeriksaan medis dan lainnya. B.      RUMUSAN MASALAH 1.       Apa saja macam-macam posisi pasien ditempat tidur? 2.       Apa yang dimaksud dengan Posisi La...

SAP Memandikan Bayi

SATUAN ACARA PENYULUHAN MEMANDIKAN BAYI DI RUANG PERINATOLOGI RSUD TABANAN    OLEH KELOMPOK 2C 1.       Adisty Putri Wira Utami            (16.901.1335) 2.       I Komang Darmayasa                (16.901.1376) 3.       Kadek Dwi Trisnawati               (16.901.1418) 4.       Ni Putu Manado Ardayanti       (16.901.1508) PROGRAM PROFESI NERS SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPN I BALI 201 6 SATUAN ACARA PE NYULUHAN MEMANDIKAN BAYI   Pokok Bahasan              : Perawatan bayi sehari-hari Sub Pokok Bahasan ...

BAHAYA FANATISME

BAHAYA FANATISME F anatisme atau fanaticism merupakan pendapat atau pandangan ekstrim tentang sebuah pemikiran atau objek tertentu yang sering dihubungkan dengan sebuah konsep kepercayaan, dogma atau paradigma. Fanatisme sendiri tidak akan menarik jika yang dibahas hanya mengenai pakaian, elektronik, aksesoris atau gaya hidup, namun akan terjadi dalam pandangan ideologi, politik, issue, agama dan beberapa hal menarik lain untuk diperbincangkan. Yang dimaksud dengan menarik untuk diperhatikan adalah pada saat objek tertentu mengarah pada ideologi atau politik tertentu sehingga akan terjadi perdebatan atau argumentasi yang sengit karena melakukan perbandingan. Hampir bisa dipastikan jika pandangan dan pendapat setiap individu dalam objek tertentu bisa diperdebatkan karena terjadi perbedaan analisa karena perbedaan sudut pandang baik dari kualitas, moralitas, kebenaran, nilai, manfaat, kaidah dan juga variabel lain sehingga akhirnya muncul  macam macam tingkah laku dalam psikol...