Langsung ke konten utama

Postingan

NILAI NORMAL SKALA KOMA GLASGOW (GCS)

Dalam menilai GCS ada perbedaan antara Bayi dan Dewasa, berikut perbedaannya : Respon pada DEWASA E (Eye/ Respon mata) : 4 : Spontan 3 : Terhadap perintah 2 : Terhadap nyeri 1 : Tidak ada respon V (Verbal/ Respon verbal) : 5 : Terorientasi 4 : Bingung 3 : Kalimat yang tidak teratur 2 : Kalimat tidak dapat dimengerti 1 : Tidak ada M (Motoric/Respon motorik) : 6 : Mematuhi perintah 5 : Melokalisasi nyeri 4 : Penarikan karena nyeri 3 : Fleksi abnormal 2 : Ekstensi abnormal 1 : Tidak ada respon Respon pada BAYI E (Eye/ Respon mata) : 4 : Spontan 3 : Terhadap perintah/suara 2 : Terhadap nyeri 1 : Tidak ada respon V (Verbal/ Respon verbal) : 5 : Bergumam/mengoceh 4 : Menangis lemah 3 : Menangis karena nyeri 2 : Merintih karena nyeri 1 : Tidak ada M (Motoric/Respon motorik) : 6 : Spontan 5 : Penarikan karena sentuhan 4 : Penarikan karena nyeri 3 : Fleksi abnormal 2 : Ekstensi abnormal 1 : Tidak ada respon SKOR TOTAL: 14-15: Normal 11-1...

PENILAIAN NYERI DENGAN OPQRST

O (ONSET)  : Tentukan kapan terjadi ketidaknyamanan yang membuat pasien mulai mencari bantuan P (PROVOCATION)   : Tanyakan apa yang memperburuk nyeri atau ketidaknyamanan. Apakah        posisi? Apakah memburuk dengan menarik nafas dalam atau palpasi pada dada ? Apakah nyeri menetap? Q (QUALITY)   : Tanyakan bagimana jenis nyerinya. Biarkan pasien menjelaskan dengan bahsanya sendiri. R (RADIATION) : Apakah nyeri berjalan (menjalar) ke bagian tubuh yang lain? dimana ? S (SEVERITY)   : Gunakan penilaian skala nyeri, apakah nyeri berkurang atau memburuk. T (TIME)   : Berapa lama nyeri berlangsung, dan apakah hilang timbul atau terus-menerus?

ISTILAH ARAH PADA ANATOMI TUBUH

Bidang Anatomi Tubuh Anterior   : Depan Posterior  : Belakang Midline (Garis Tengah)  : Garis yang ditarik melewati hidung dan Umbilikus Midklavikula   : Pada bagian tengah klavikula, paralel terhadap garis tengah Midaksilaris    : Pada bagian tengah aksila, paralel terhadap garis tengah Istilah Arah pada Tubuh Kanan   : sisi kanan pasien Kiri       : sisi kiri pasien Lateral  : Menjauhi garis tengah pasien Medial  : mendekati garis tengah pasien Superior : Mendekati kepala, lebih tinggi Inferior : Menjauhi kepala Proksimal : Mendekati garis tengah (pada ekstremitas, mendekati batang tubuh ) Distal    : Menjauhi garis tengah (pada ekstremitas, menjauhi batang tubuh menuju ujung yang bebas) Dorsal   : Menuju tulang belakang (permukaan posterior tubuh) Ventral  : Menuju abdomen (permukaan anterior tubuh) Palmar  : Regio depan dari tangan Plantar  : Bagia...

Laporan Pendahuluan STROKE HEMORAGIK

LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN  DENGAN STROKE HEMORAGIK Oleh : ADISTY PUTRI WIRA UTAMI 16.901.1335 PROGRAM STUDI PROFESI NERS SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA PPNI BALI 2016/2017 LAPORAN PENDAHULUAN  ASUHAN KEPERAWATAN  DENGAN STROKE HEMORAGIK A.   KONSEP DASAR PENYAKIT 1.         DEFINISI Stroke hemoragik adalah stroke yang terjadi karena pembuluh darah di otak pecah sehingga timbul iskhemik dan hipoksia di hilir. Penyebab stroke hemoragi antara lain: hipertensi, pecahnya aneurisma, malformasi arteri venosa. Biasanya kejadiannya saat melakukan aktivitas atau saat aktif, namun bisa juga terjadi saat istirahat. Kesadaran pasien umumnya menurun (Ria Artiani, 2009). Stroke hemoragik adalah pembuluh darah otak yang pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan...